
RI Siap Gelar Piala Dunia Futsal 2028, Ini Alasan FIFA Melirik
RI Siap Gelar Piala Dunia Futsal 2028, Ini Alasan FIFA Melirik Yang Wajib Kalian Ketahui Berbagai Pertimbangan Mereka. Wacana RI menjadi tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028 kian menguat dan bukan sekadar isu tanpa dasar. Federasi Futsal Indonesia (FFI) bahkan bersiap menggelar pertemuan strategis. Tentunya dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta PSSI untuk membahas peluang besar tersebut. Langkah ini menandai keseriusan Indonesia dalam menatap panggung tertinggi futsal dunia. Terlebih, dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia menunjukkan progres signifikan. Baik dari sisi prestasi, infrastruktur, maupun tata kelola event internasional.
Ketua Umum FFI, Michael Sianipar, secara terbuka menyebut bahwa sejak awal pihaknya memang menargetkan Piala Dunia Futsal sebagai tujuan jangka panjang. Setelah sukses menggelar Piala Asia Futsal 2026. Maka momentum ini di nilai tepat untuk melangkah lebih jauh. Ada sejumlah alasan kuat yang membuat FIFA di yakini melirik RI sebagai calon tuan rumah. Alasan-alasan inilah yang kini menjadi bahan pembahasan utama dalam komunikasi lintas lembaga tersebut.
Rekam Jejak Sukses Gelar Turnamen Internasional
Alasan pertama yang menjadi modal paling nyata adalah Rekam Jejak Sukses Gelar Turnamen Internasional. Turnamen yang berlangsung pada 27 Januari hingga 7 Februari 2026 tersebut di gelar di dua venue utama. Tentunya yakni Indonesia Arena dan Jakarta International Velodrome. Sepanjang penyelenggaraan, ajang ini mendapat pujian dari berbagai pihak, mulai dari peserta, ofisial AFC. dan hingga pengamat futsal internasional.
Atmosfer pertandingan yang meriah, kualitas lapangan yang memenuhi standar. serta dukungan suporter yang masif menjadi sorotan positif. Tidak hanya itu, aspek teknis seperti jadwal pertandingan, transportasi tim.
Terlebihnya hingga keamanan juga di nilai berjalan rapi dan profesional. Fakta ini menjadi bukti konkret bahwa Indonesia mampu mengelola event futsal berskala besar. Transisi dari tuan rumah level Asia menuju tuan rumah level dunia pun di nilai realistis. FIFA kerap menjadikan rekam jejak penyelenggaraan sebelumnya sebagai pertimbangan utama. Dalam konteks ini, Piala Asia Futsal 2026 menjadi “etalase” penting bagi Indonesia untuk menunjukkan kapasitasnya. Kesuksesan tersebut bukan hanya prestasi administratif. Akan tetapi juga simbol kesiapan nasional dalam menggelar hajatan global.
Infrastruktur Dan Dukungan Pemerintah Yang Kian Solid
Alasan kedua terletak pada kesiapan Infrastruktur Dan Dukungan Pemerintah Yang Kian Solid. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia terus berinvestasi pada pembangunan dan revitalisasi fasilitas olahraga berstandar internasional. Indonesia Arena menjadi contoh nyata bagaimana negara mampu menghadirkan venue modern yang layak untuk event dunia. Selain infrastruktur fisik, dukungan kelembagaan juga semakin kuat. FFI secara aktif menjalin komunikasi dengan Kemenpora dan PSSI untuk memastikan bahwa pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028. Terlebih yang memiliki payung kebijakan yang jelas. Dukungan pemerintah menjadi faktor krusial. Karena FIFA selalu menuntut jaminan stabilitas, pendanaan, serta komitmen jangka panjang. Transisi koordinasi antara federasi dan pemerintah inilah yang kini di perkuat. Dengan satu visi yang sama, proses bidding. Dan dengan persiapan di nilai bisa berjalan lebih terarah. Kejelasan peran masing-masing pihak juga akan meningkatkan kepercayaan FIFA terhadap Indonesia sebagai tuan rumah yang serius dan profesional.
Pasar Besar Dan Antusiasme Publik Futsal Indonesia
Alasan ketiga yang tak kalah penting adalah Pasar Besar Dan Antusiasme Publik Futsal Indonesia. Futsal bukan lagi sekadar olahraga alternatif. Namun melainkan sudah menjadi bagian dari gaya hidup anak muda di berbagai daerah. Liga futsal nasional terus berkembang, jumlah pemain meningkat, dan basis penggemar semakin luas. Bagi FIFA, antusiasme publik adalah nilai tambah strategis. Turnamen dunia membutuhkan tuan rumah dengan potensi penonton besar, baik secara langsung maupun melalui siaran global. Indonesia, dengan populasi yang besar. Dan fanatisme olahraga yang tinggi, di nilai sangat menjanjikan dari sisi komersial dan eksposur.
Transisi dari sekadar penyelenggara menjadi pusat perhatian dunia futsal pun terbuka lebar. Jika Indonesia di percaya menjadi tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028, dampaknya bukan hanya pada olahraga. Akan tetapi juga pariwisata, ekonomi kreatif, dan citra bangsa di mata internasional. Dengan kombinasi rekam jejak sukses, infrastruktur memadai. Kemudiandukungan pemerintah, serta antusiasme publik yang luar biasa, langkah FFI membuka diskusi menuju Piala Dunia Futsal 2028 bukanlah mimpi kosong. Kini, semua mata tertuju pada proses lanjutan. Dan bagaimana kita memaksimalkan peluang emas ini untuk mencatat sejarah baru di panggung futsal dunia. Terutama pada lirikan FIFA yang siap di gelar di RI.