
Brand Celine : Bertumbuh Dari Kota Mode Prancis Yang Mendunia
Brand Celine Adalah Brand Fashion Mewah Asal Prancis Yang Dikenal Dengan Gaya Elegan, Minimalis, Dan Modern. Didirikan pada tahun 1945 oleh Céline Vipiana, awalnya Celine memulai bisnisnya sebagai toko sepatu anak-anak yang kemudian berkembang menjadi salah satu rumah mode paling berpengaruh di dunia.
Awal Mula dan Perkembangan
Céline dan suaminya, Richard Vipiana, membuka butik pertamanya di Paris. Seiring waktu, Celine berekspansi ke lini fashion wanita dengan menghadirkan pakaian siap pakai (ready-to-wear) yang praktis namun tetap chic. Pada dekade 1960-an, brand ini mulai di kenal luas karena desain yang sederhana namun berkualitas tinggi, mencerminkan gaya hidup wanita urban yang aktif.
Akuisisi oleh LVMH
Tahun 1996 menjadi tonggak penting ketika konglomerat mode LVMH (Moët Hennessy Louis Vuitton) mengakuisisi Celine. Di bawah naungan LVMH, Celine mendapatkan dorongan baru dalam hal ekspansi global dan pembaruan citra Brand Celine.
Transformasi di Bawah Arah Kreatif Baru
Celine semakin menonjol ketika Phoebe Philo menjabat sebagai direktur kreatif pada tahun 2008. Di bawah arahannya, Celine mengalami transformasi besar dengan pendekatan “less is more” yang kuat. Philo memperkenalkan estetika minimalis modern yang sangat di sukai para wanita karier dan fashion enthusiast. Desainnya yang bersih, struktur tegas, dan palet warna netral menjadikan Celine simbol dari gaya kontemporer dan sophisticated.
Pada tahun 2018, posisi direktur kreatif di ambil alih oleh Hedi Slimane. Slimane membawa angin segar dengan pendekatan yang lebih edgy, muda, dan bernuansa rock. Ia juga mengganti nama merek menjadi CELINE (dengan huruf kapital semua), menghilangkan aksen pada huruf “é” sebagai bagian dari penyegaran citra Brand Celine.
Sering Menggunakan Palet Warna Seperti Hitam, Putih, Beige, Navy, Abu-Abu, Dan Coklat
Desain dari Celine di kenal dengan gaya minimalis, modern, dan elegan tanpa usaha berlebihan. Brand ini tidak mengikuti tren cepat, melainkan menciptakan gaya yang timeless dan bisa bertahan bertahun-tahun. Berikut beberapa karakteristik utama dari desain Celine:
- Minimalisme yang Elegan
Celine sangat lekat dengan prinsip “less is more”. Koleksi-koleksinya cenderung bersih, sederhana, tanpa ornamen berlebihan, namun tetap terlihat sangat mahal dan berkelas. Garis potongannya tajam dan presisi, menciptakan siluet yang tegas dan profesional.
- Warna Netral dan Monokromatik
Celine Sering Menggunakan Palet Warna Seperti Hitam, Putih, Beige, Navy, Abu-Abu, Dan Coklat. Warna-warna ini memberi kesan dewasa, tenang, dan cocok untuk gaya sehari-hari maupun formal. Meski begitu, sesekali Celine juga memasukkan warna bold seperti merah marun atau kuning mustard, tapi tetap dalam batas kesan elegan.
- Siluet Bersih dan Struktural
Baik itu jas, mantel, maupun dress, Celine menyukai potongan yang terstruktur namun tetap nyaman. Gaya tailoring-nya sangat rapi dan sering di padukan dengan sentuhan maskulin, seperti blazer longgar atau celana cut-out lebar, namun tetap feminin dalam keseluruhan tampilan.
- Kualitas Material
Celine sangat mengutamakan bahan. Mereka menggunakan kain berkualitas tinggi seperti wol, kasmir, katun premium, kulit asli, dan sutra. Hal ini mendukung tampilan clean dan refined yang menjadi DNA dari brand ini.
- Aksesori Ikonik
Tas Celine seperti Luggage, Trio, dan Classic Box adalah contoh desain yang fungsional, simpel, tapi mudah di kenali. Bentuk geometris dan detail yang tidak mencolok justru membuatnya terlihat mewah dan sophisticated. Tak heran, banyak koleksi tas Celine menjadi item klasik yang selalu di buru.
Brand Celine Dikenal Dengan Estetika Minimalis Namun Berkelas
Celine bukan hanya soal pakaian atau aksesori—brand ini adalah investasi dalam gaya hidup elegan yang berpadu dengan kualitas tinggi dan desain yang abadi. Berikut beberapa alasan kuat mengapa Celine layak untuk di miliki:
- Desain Timeless dan Elegan
Brand Celine Dikenal Dengan Estetika Minimalis Namun Berkelas. Artinya, koleksi dari brand ini tidak mudah “basi” oleh tren musiman. Saat kamu membeli satu item dari Celine, kemungkinan besar kamu bisa memakainya selama bertahun-tahun tanpa khawatir ketinggalan zaman.
- Kualitas Material Premium
Setiap produk Celine di buat dari bahan pilihan—mulai dari kulit asli, wol terbaik, hingga katun dan sutra berkualitas tinggi. Ini bukan hanya soal tampilan luar, tapi juga kenyamanan, ketahanan, dan pengalaman memakai yang jauh lebih mewah di bandingkan brand fast fashion.
- Simbol Gaya Modern
Mengenakan Celine menunjukkan kamu punya selera gaya yang cerdas dan tidak butuh banyak “noise” untuk tampil standout. Celine adalah brand untuk mereka yang percaya diri, mandiri, dan ingin tampil elegan tanpa harus mencolok.
- Cocok untuk Segala Kesempatan
Maka kemudian gaya Celine mudah di-mix and match—baik untuk acara formal, kasual, atau kerja. Misalnya, blazer Celine bisa kamu pakai ke kantor dan tetap terlihat modis saat di pakai untuk makan malam. Fungsional dan fleksibel, itulah kekuatan dari desainnya.
- Nilai Investasi yang Tinggi
Maka kemudian beberapa tas dan item klasik Celine seperti Classic Box Bag atau Luggage Tote punya nilai jual kembali yang tinggi di pasar preloved. Artinya, membeli Celine juga bisa menjadi bentuk investasi fashion yang cerdas. Di bawah naungan LVMH, Celine memiliki reputasi yang solid di dunia fashion.
Sering Bekerja Sama Dengan Seniman Kontemporer Untuk Memberi Sentuhan Artistik Pada Kampanye Atau Produk Mereka
Maka kemudian berbeda dengan banyak brand mewah lainnya yang gencar berkolaborasi dengan selebriti, seniman, atau brand streetwear, Celine di kenal sangat selektif dan eksklusif dalam menjalin kerja sama. Filosofi Celine yang mengutamakan keanggunan minimalis membuat kolaborasinya tidak terlalu sering, namun tetap berdampak besar. Berikut beberapa bentuk kerja sama yang pernah di lakukan Celine:
- Kolaborasi dengan Seniman (Artist Collaboration)
Celine, khususnya di era Phoebe Philo dan Hedi Slimane, Sering Bekerja Sama Dengan Seniman Kontemporer Untuk Memberi Sentuhan Artistik Pada Kampanye Atau Produk Mereka.
Phoebe Philo Era: Ia pernah melibatkan karya seni dari seniman seperti Christian Marclay, Dan Graham, dan Michael Borremans untuk menginspirasi koleksi dan kampanye Celine.
Hedi Slimane Era: Slimane juga di kenal senang menggabungkan dunia musik, seni, dan fashion. Ia pernah mengangkat karya seniman dan fotografer dalam tampilan kampanye dan presentasi koleksi Celine.
- Dukungan pada Musisi dan Subkultur
Maka kemudian di bawah arahan Hedi Slimane, Celine mulai lebih terbuka terhadap dunia musik indie dan rock. Slimane membawa unsur subkultur muda ke dalam DNA Celine dengan:
Memotret sendiri kampanye Celine menggunakan model dan musisi muda dari berbagai negara.
Memberikan dukungan pada artis muda, seperti musisi rock atau band underground yang memiliki gaya khas.
Mengadakan konser eksklusif Celine yang di sebut “Celine 08 Teen Knight Poem”, yang menampilkan musisi muda sebagai bagian dari peluncuran koleksi pria. Ini bukan kolaborasi dalam bentuk produk. Maka kemudian tapi lebih ke pendekatan gaya hidup dan storytelling yang kuat. Celine juga sangat selektif dalam memilih brand ambassador. Maka kemudian Hedi Slimane menetapkan standar yang ketat—brand ini tidak sembarangan menunjuk selebritas Brand Celine.